ACEH JAYA, braille.id — Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya melaporkan sebanyak 10 gampong atau desa yang tersebar di dua kecamatan terendam banjir akibat luapan Sungai Krueng Teunom. Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (31/10) malam.

Sebaran Wilayah Terdampak dan Kondisi Lapangan

Berdasarkan data resmi BPBK Aceh Jaya, sepuluh desa yang terendam air tersebar di dua kecamatan. Sebanyak delapan gampong berada di Kecamatan Pasie Raya, yakni Gampong Tuwi Peuriya, Lhok Guci, Tuwi Kareung, Krueng Beukah, Timpleung, Pasi Teubee, Alue Krueng, dan Pulo Tinggi. Sementara itu, dua gampong lainnya berada di Kecamatan Teunom, yaitu Gampong Pasie Timon dan Pasie Geulima. Secara taktil, permukaan air dirasakan menggenangi lantai rumah warga dengan tekstur basah dan arus limpasan sungai yang memberikan resonansi suara gemuruh konstan di sekitar permukiman.

Respon Tim Penanggulangan dan Status Warga

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBK Aceh Jaya, Irma Hanum, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan warga yang harus mengungsi. Seluruh warga terpantau masih bertahan di kediaman masing-masing meskipun debit air menunjukkan tren peningkatan secara perlahan berdasarkan pantauan spasial orientasi tim di lapangan. Aroma lumpur basah dan kelembapan udara mendominasi kawasan terdampak seiring belum surutnya genangan air.

Imbauan Kewaspadaan Dini

Pihak BPBK Aceh Jaya terus menyiagakan personel untuk memantau pergerakan permukaan air secara berkala. Sahabat cerdas yang berada di zona rawan diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan auditori terhadap perubahan suara aliran sungai dan segera bergerak menuju dataran yang lebih tinggi apabila volume air menunjukkan eskalasi yang membahayakan keselamatan jiwa.


Sumber Rujukan: Disadur dan dirangkum dari laporan antaranews.com.